Sabtu, 22 Januari 2011

Linux

Sejarah linux

Nama Linux merupakan kombinasi unik antara nama penciptanya dan nama
sistem operasi yang menjadi targetnya (UNIX). Semuanya berawal dari sebuah
sistem operasi bernama Minix. Minix dibuat oleh Profesor Andrew Tanenbaum.
Minix adalah sistem operasi mirip UNIX yang bekerja pada PC.
Torvald adalah salah seorang mahasiswa di Universitas Helsinki yang
menggunakan Minix. Walaupun cukup bagus, ia belum menganggap Minix memadai.
Kemudian pada tahun 1991 ia membuat sistem operasi yang merupakan clone UNIX,
yang diberi nama Linux.
Pada Oktober 5 1991, Torvalds mengeposkan sistem operasinya di newsgroup
comp.os.minix. Ketika itu Linux masih setengah matang, sistem operasi ini hanya bisa menjalankan sedikit perintah UNIX, seperti bash, gcc dan gnu-make. Saat Linux 1.0 diluncurkan pada 1994, sistem operasi ini telah cukup stabil dan memiliki banyak feature, seperti
preemptive multitasking (kemampuan untuk membagi sumber daya CPU untuk
banyak aplikasi) dan symmetric multiprocessing (kemampuan untuk membagi tugas
di antara banyak CPU)
Pada 1996, tim pengembangan Linux yang ada diseluruh dunia mulai
memberikan hasilnya. Tahun itu mereka telah membuat versi Linux untuk sejumlah
versi hardware, dari Atari ST sampai Macintosh.
Linux terus berkembang pesat, utamanya karena ada sejumlah distributor
(seperti RedHat, Caldera, dsb) yang berkompetisi untuk berebut pangsa pasar




Distro pada linux

Linux bisa didapatkan dalam berbagai distribusi (sering disebut Distro).Distro adalah bundel dari kernel Linux,beserta sistem dasar linux, program instalasi, tools basic, dan program-program lain yang bermanfaat sesuai dengantujuan pembuatan distro.Ada banyak sekali distro Linux, diantaranya :
RedHat, distribusi yang paling populer, minimal di Indonesia.RedHat merupakan distribusi pertama yang instalasi dan pengoperasiannya mudah.
Debian, distribusi yang mengutamakan kestabilan dan kehandalan, meskipun mengorbankan aspek kemudahan dan kemutakhiran program. Debian menggunakan .deb dalam paket instalasi programnya.
Slackware, merupakan distribusi yang pernah merajai di dunia Linux.Hampir semua dokumentasi Linux disusun berdasarkan Slackware.Dua hal penting dari Slackware adalah bahwa semua isinya (kernel, libraryataupun aplikasinya) adalah yang sudah teruji.Sehingga mungkin agak tua tapi yang pasti stabil.Yang keduakarena dia menganjurkan untuk menginstall dari source sehingga setiap program yang kita install teroptimasidengan sistem kita. Ini alasannya dia tidak mau untuk menggunakan binary RPM dan sampai Slackware 4.0, iatetap menggunakan libc5 , bukan glibc2 seperti yang lain.
SuSE, distribusi yang sangat terkenal denganYaST (Yet another Setup Tools) untuk mengkonfigurasi sistem.
SuSE merupakan distribusi pertama dimana instalasinya dapat menggunakan bahasa Indonesia.
Mandrake, merupakan varian distro RedHat yang dioptimasi untuk pentium.Kalau komputer kita menggu-
nakan pentium ke atas, umumnya Linux bisa jalan lebih cepat dengan Mandrake.
WinLinux,distro yang dirancang untuk diinstall di atas partisi DOS (WIndows).Jadi untuk menjalankannya bisa di-klik dari Windows. WinLinux dibuat seakan-akan merupakan suatu program aplikasi under Windows

Perintah dasar linux
  • Cat adalah perintah untuk menampilkan isi dari suatu file ke standart output
  • Clear adalah  perintah untuk membersihkan layar, sama seperti fungsi perintah cls pada DOS
  •  Find adalah perintah untuk mencar file ataupun directori
  • Grep adalah perintah untuk mencari data di dalam file, pengguna grep akan lebih mengefisienkan waktu ketimbang harus membaca satu persatu
  •  In adalah untuk membuat link dari satu file/directori lain.
  •  Locate adalah untuk mengetahui dimana letaknya sebuah file/ director fungsinya ,kurang lebih hamper sama dengan fungsi perintah find
  •  Is fungsinya sama seperti perintah dir pada DOS
  •  Mkdir perintah untuk membuat suatu directori

Tidak ada komentar:

Posting Komentar